Obat Perangsang Wanita

Contoh Makalah Observasi Pembuatan Gula Merah

Kategori : Makalah

BAB 1. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Dalam rangka bagaimana caranya agar air nira dari pohon kelapa dapat di jadikan berbagai bahan konsumsi rumah tangga yang memenuhi standar gizi pada umumnya, yaitu salah satunya seperti bahan baku dapur Gula merah dari nira pohon kelapa. Bahan baku ini termasuk bahan baku pokok dapur. Cara membuat Gula merah dari nira pohon kelapa nya pun cukup praktis dan mudah. Kami mennyajikan bagaimana cara pembuatanGula merah dari nira pohon kelapayang memenuhi kebutuhan tubuh kita dan aman konsumsi serta higenis. Pembuatan Gula merah dari nira pohon kelapatidak perlu menggunakan tambahan bahan kimia atau pun pengawaet sejenis nya, jadi Gula merah dari nira pohon kelapabisa bertahan lama dan tetap seteril asalkan pembuatannya dikerjakan dengan memperhatikan kebersihan, disiplin dan teliti.

BAB 2. Isi

GULA merupakan salah satu bahan pokok kebutuhan rumah tangga yang tak pernah lepas dari sorotan masyarakat. Tak kalah heboh dari kelangkaan minyak goreng, kelangkaan gula di pasaran juga sering membuat pejabat negara pusing untuk membuat kebijakan tentang harga gula.
Biarpun ada banyak jenis gula, seperti gula pasir, gula merah, atau gula jagung, kandungan gizinya tetap serupa. Bila sudah dicerna tubuh, semua ragam gula itu akan berubah jadi glukosa dan fruktosa. “Meskipun bentuk dan warnanya berbeda-beda, tapi kandungannya tetap sama”Gula Merah”.
Gula merah adalah gula yang dihasilkan dari air nira pohon kelapa yang direbus selama kurang lebih 3-4 jam. Gula merah atau dalam perdagangan disebut gula jawa, biasanya dijual dalam bentuk setengah mangkok atau setengah elip. Bentuk demikian ini dihasilkan dari cetakan yang digunakan berupa setengah tempurung kelapa, kecuali itu, adapula yang menggunakan cetakan bambu, sehingga bentuknya bulat silindris.
Gula merah masih banyak digunakan khususnya masyarakat jawa sebagai bumbu masak karena memiliki aroma dan rasa yang khas karamel palma. Disamping itu, gula merah juga digunakan untuk pemanis minuman, bahan pembuat kecap, bahan pembuat dodol, dan pembuat kue serta bahan penambah cita rasa pada makanan.
Dari hal itulah landasan teori yang ingin kami terapkan dalam penelitian / observasi ini yang berkaitan tentang bagaimana cara pembuatan Gula merah dari nira pohon kelapayang memiliki cita rasa istimewa dan berbeda.

A. Perumusan Masalah
-Bagaimanacara membuat Gula merah dari nira pohon kelapa agar tahan lama dan aman konsumsi
-Apa Manfaat Gula Merah
-Bagaimana cara pengambilan air nira dari pohon kelapa

A. Tujuan Penelitian / Observasi
Tujuan dari pada penelitian / Observasi yang kami laksanakan adalah
1. mencari dan merangkum bagaimana tata cara membuat Gula merah dari air nira pohon kelapa yang baik dan benar.
2. Untuk mengetahui gula merah yang berkualitas dan bermutu
3. Mengetahui berapa lama pembuatan gula merah
4. Untuk mengetahui akibat dari penggunaan gula merah yang berlebih
5. Agar mengetahui air nira dari pohon kelapa dapat di jadikan berbagai bahan kosumsi
6. Mengetahui standar gizi dari air nira
7. Untuk mengetahui nira yang bagus untuk pembuatan gula merah agar tidak cepat bau
8. Menrgetahui pemasakan harus benar-benar di pahami banyak para pembikin gula merah gagal karena hal tersebut

A. Manfaat Penelitian
1. Manfaat yang kami dapat dari penelitian ini adalah kami dapat mengetahui dengan pasti bagaimana tata cara membuat Gula merah dari nira pohon kelapayang baik dan benar.
2. Manfaat yang kita dapat dari penelitian ini adalah kita dapat mengrtahui manfaat gula merah dalam kehidupan sehari – hari seperti bumbu masak karena di dalam gula merah memiliki aroma dan rasa khas karamel palma, juga dapat di gunakan pemanis makanan, bahan pembuat kecap, bahan pembuat dodol, dan pembuat kue serta cita rasa pada makan.
3. Dapat juga mengetahui bagaimana cara pembuatan gula merah yang bagus dan yang berkualitas tinggi.
4. Dapat mengetahui bahan – bahan apa saja yang di gunakan dalam pembuatan guala merah, seperti air nira.
5. Kita juga dapat mengetahui bagaimana pengawetan air nira dan bahan apa saja yang di gunakan oleh pembuat gula merah untuk pengawetan air nira dan bagaimana cara pengambilan air nira dari pohon kelapa yang baik dan benar.
6. Dapat mengetahui bagaimana ciri – ciri gula merah yang baik yang berkualitas tinggi yang mencukupi kebutuhan gizi sehari – hari.

BAB II. METODE PENELITIAN
A. Metode Pengumpulan Data
Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini yaitu metode campuran. Kami mencari dan mengumpulkan data baik dari pengamatan / penelitian / observasi langsung di lapangan, praktek / terjun membantu pembuatan Gula merah dari nira pohon kelapadi lapangan, serta mencari informasi dengan cara wawancara langsung dengan narasumber sekaligus ahli dari pembuat Gula merah dari nira pohon kelapa.
Metode penilitian kami adalah metode pengumpulan data dari internet dan dari wawancara dengan narasumber yaitu pembuat gula merah.

B. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kami lakukan yaitu mendasarkan di cara pembuatan Gula merah dari nira pohon kelapaitu sendiri. Kami meneliti cara membuat Gula merah dari nira pohon kelapaitu mulai dari pemilihan pohon kelapa yang akan di ambil airniranya, pengumpulan bahan-bahan pelengkap untuk dilangsungkannya pengolahan, menunggu hingga air nira yang diolah siap dicetak, ikut membantu mencetak gula merah dan membantu mengemas gula merah tersebut hingga akhirnya gula merah siap untuk di pasarkan.

C. Objek Penelitian
Tempat / populasi kami melakukan penelitian / observasi yaitu Tempat / populasi orang yang membuatGula merah dari nira pohon kelapayaitu tepatnya di Petanggan. Ruang sampel penelitian / observasi kami yaitu terjun ke lapangan langsung, kerja sama kelompok, dan waktu dilaksanakan penelitian / observasi pada tanggal 13 Februari 2012.
Pembuatan gula merah dari air nira pohon kelapa dan pengupulan data dari internet.

BAB III. HASIL PENELITIAN
? Istilah-istilah dalam pembuata gula merah
Disini kami akan sedikit menerangkan tentang istilah istilah dan alat yang akan di gunakan dalam membuat gula merah,antaralain sebagai berikut:
1. Wajan (Tempat untuk memasak gula merah)
2. Kebuk (Alat yang terbuat dari kayu untuk mengaduk gula merah)
3. Jebor (Alat untuk menuangkan gula yang sudah matang,ke dalam cetakan)
4. Papan cetakan (Untuk mencetak gula merah)
5. Plastik dan daun pisang yang kering (Untuk melapisi catekan supaya tidak nempel ke cetakan)
6. Saringan (Untuk menyaring nira yang akan di masak)
7. Kayu bakar (Untuk memasak)
8. Air nira (Bahan baku gula merah)
9. Pawon (Tempat untuk meletakan wajan dan nyalanya api)
10. Semengka/angkrop (Proses nira mulai matang dan jadi gula)
11. Kitit (Proses mengentalkan nira yang sudah matang)

? Tehnik pengolahan
Pengolahan gula merah yang dilakukan oleh pengrajin mengikuti urutan berikut:
Pemilihan pohon kelapa
Pohon kelapa yang dipilih harus memiliki syarat-syarat berikut:
1. Memiliki mancung/bunga kelapa yang belum mekar.
2. Daun kelapa harus kuat untuk di duduki, agar penyadap bisa menyadap dengan tenang tanpa khawatir jatuh.

Pemilihan mancung/bunga kelapa yang belum mekar
Mancung yang dipilih harus memiliki syarat berikut:
1. Apabila ada beberapa mancung yang salah satu mancungnya sudah mekar, jadi adik mancung yang belum mekar tadi siap untuk di sadap.

Penyadapan nira
Penyadapan nira biasa dilakukan dengan dua cara, yaitu tahap persiapan dan tahap penyadapan. Tahap persiapan meliputi penyediaan alat sadap berupa pisau/sabit, tali,wadah, dan bahan pengawet, bahan pengawet itu sendiri berfungsi agar nira tahan lebih lama. Penyadapan mancung pohon kelapa biasanya dilakukan dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore.

Secara umum cara pengambilan cairan ini sebagai berikut :
1. Bunga kelapa yang belum mekar diikat menggunakan tali plastik atau janur (daun kelapa muda yang sudah dijemur atau dipanaskan kurang lebih 1 hari) setelah didiamkan 7 hari.
2. Setelah 7 hari lalu mancung diiris menggunakan sabit yang tajam agar air nira yang keluar bisa lebih banyak dan lebih bagus.Waktu pengirisan mancung sebelum diwadahi menggunakan wadah khusus selama 4-6 hari, setelah itu baru diwadahi/ ditampung dengan drigen atau kluntung(kulit buah maja yang telah dibersihkan buahnya )

3. Cairan yang ditampung diambil secara bertahap, biasanya 1 – 3 kali. Cairan ini kemudian dipanaskan dengan api sampai kental. Setelah benar – benar kental, cairan dituangkan ke mangkok/batok kelapa /bambu yang dipotong dengan panjang kira-kira 5-10 cm sesuai dengan keinginan pembeli. Gula merah sebagian besar dipakai sebagai bahan bumbu masak dan bahan baku kecap.

Pengawetan nira
Untuk menjaga agar nira tidak rusak/basi perlu di tambahkan dengan pengawet. Pengawet yang biasa digunakan oleh pengrajin gula merah yaitu larutan kapur. Larutan kapur mampu mengawetkan nira selama 12 jam.
Gula Merah yang Berkualitas
Gula merah yang berkualitas dihasilkan dari cara pengolahan yang teliti dan cermat serta memahami pembuatan gula merah dengan baik. Gula merah yang berkualitas yaitu
1. Gula merah itu di rebus dengan api yang tidak terlalu panas.
2. Gula itu kering dan berwarna coklat kekuning- kuningaan.
3. Pada bagian tengah gula agak berlubang.

CARA MEMBUAT GULA MERAH DARI NIRA POHON KELAPA
? Proses membuat gula merah sebagai berikut:
1. Letakan wajan di atas pawon,lalu,
2. Nyalakan kayu bakar,kalau sudah menyala usahakan api tetap menyala agar tidak merubah kualitas gula merah.
3. Persiapkan nira untuk di masukan ke dalam wajan dan jangan lupa di saring terlebih dahulu.
4. Nira di masak sampai mendidih dan sampai semengka.kira-kira 3-4 jam.
5. Setelah semengka bahan gula merah itu di beri parutan kelapa,kalau tidak ada parutan boleh di beri minyak goreng sedikit.gunanya untuk membantu mempercepat pengentalan nira.
6. Selama nira itu semengka,harus di aduk terus- menerus sampai nira itu matang. Nira yang sudah matang dan bisa di turunkan dari pawon ciri cirinya :
• Gelembung gelembung nira mulai sedikit/jarang.
• Warna nira kuning ke coklat coklatan
• Nira sudah mulai kekel/kental
7. Setelah nira itu matang,diaduk terus dikitit, agar gulanya cepat mengental dan bisa cepat dicetak pada cetakan yang telah disediakan.
8. Setelah gula itu mengetal selanjutnya gula dicetak menggunakan cetakan,cetakan ini biasanya ada yang menggunakan potongan bambu yang kecil lubangnya sesuai keinginan,ada juga yang menggunakan papan yang di bikin cowakan cowakan seperti mangkok,tapi kalo yang ini harus di dasari dengan plastik supaya dalam pengambilan waktu gula sudah kering mudah.
9. Setelah gula sudah di cetak di diamkan beberapa menit,kalau gula itu sudah keras baru gula itu di lepas dari cetakan dan di letakkan pada wadah seperti kotak, kardus atau baskom tetapi alasnya dilapisi plastik dan daun pisang yang telah kering agar gula cepat kering.
10. Proses pengemasan setelah dicetak membutuhkan waktu kurang lebih 10-20 menit. Jadi, mencetak juga sambil menunggu cetakan yang pertama kering,tetapi kalaugula yang dicetak hanya sedikit setelah selesai mencetak menunggu waktu sampai kering.Gula merah yang sudah dicetak jangan terlalu lama di dalam cetakan karena akan mempengaruhi kualitas gula.Gula merah jangan pula terlalu lama terkena udara karena akan membuat gula itu basah atau kembali meleleh sehingga menggumpal menjadi satu.
11. Proses pendinginan kurang lebih selama 1 jam tetapi diletakkan pada wadah yang telah dilapisi plastic dan daun pisang yang kering tadi,sebelum gula merah di simpan terlebih dahulu gula merah itu di dinginkan,supaya dalam penyimpanan tidak leleh/lembek.

? Perlu di ingat beberapa hal untuk menghasilkan gula merah yang bagus antara lain sebagai berikut:
1. Nira tidak basi, ciri cirri nira yang basi: warna nira sudah berubah dan baunya lain.
2. Api untuk memasak harus kontinyu,jangan sebentar mati sebantar hidup,itu juga mempengaruhi kualitas gula merah.
3. Pemakaian bahan pengawet sesuai dengan banyaknya air nira yang keluar dari mancung.
4. Menghentikan pemasakan harus benar- benar di pahami,banyak para pembikit gula merah gagal karena hal tersebut.
5. Lakukan proses pembuatan gula merah dengan teliti dan kejelian.biasanya para pemula sering mengalami kegagalan karena kurang memperhatikan ke 4 hal di atas.

? Gula merah Sebagai Pengobatan dan Perawatan Kulit
Gula merah sudah dipercaya dan dibuktikan memiliki banyak manfaat kesehatan dibandingkan gula tebu atau putih. Selain memberikan rasa manis yang rendah kalori, gula jawa mengandung garam mineral, kaya nutrisi, dan bermanfaat untuk mengatasi anemia, batuk, typhus, lepra, dan sebagainya
Gula merah juga bagus untuk pengobatan luka. Bila kulit terluka dan tidak ada obat antiseptik, gula merah dapat membantu sembuhkan luka kecil dalam keadaan darurat. Jenis gula ini bertindak sebagai obat anti inflamasi dan anti mikroba yang dapat mencegah infeksi.
Butiran-butiran gula yang ditaburkan ke atas luka sebelum luka diplester bisa membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Gula bekerja dengan cara menarik air dari luka ke plester pembungkus luka. Dengan begitu, bakteri yang memerlukan air untuk bertahan hidup, akan mati.
Sedangkan untuk perawatan kulit khususnya pada wajah, gula merah bermanfaat untuk mencerahkan kulit supaya tampak lebih segar. Menurut pendiri Deli Tubuh dan perusahaan perawatan kulit, David Parker, keluarnya kandungan zat dari gula merah, yakni butirannya dapat mengangkat sel kulit mati agar dapat kembali bercahaya.
Untuk perawatan kulit wajah dengan gula merah ini caranya sebagai berikut:
• Campurkan scrub dengan setengah cangkir gula merah yang telah digiling agar dapat mudah berbaur.
• Tambahkan tiga sendok makan minyak zaitun untuk menambah kelembaban atau bisa juga ditambah pewangi.
• Bahan-bahan tersebut selanjutnya diaduk hingga terbentuk seperti pasta. – Oleskan scrub tersebut dalam lingkaran dan biarkan selama satu sampai dua menit.
• Bilas dengan air hangat sampai bersih.
• Untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan terapi ini dua kali dalam seminggu.

? Kandungan Gula Merah :
a. Serat pada warna coklatnya
b. Kalori
c. Kalsium
d. protein kasar
e. mineral
f. vitamin
g. senyawa-senyawa yang berfungsi menghambat penyerapan kolesterol di saluran
pencernaan.

BAB IV. PENUTUP
Kesimpulan
Dari seluruh penelitian/observasi, kami dapat menyimpulkan bahwa:
? Pohon kelapa yang di sadap tumbuh alami di lahan masyarakat.
? Air nira agar menjadi gula merah direbus membutuhkan waktu kurang lebih 3- 4 jam.
? Pada waktu merebus air nira diusahakan agar api tetap menyala agar tidak merubah kualitas gula merah
? Perlu ketelatenan dalam pembuatan gula merah dari nira pohon kelapa.
? Pengolahan masih di lakukan secara tradisional.
? Pembuatan gula merah dari nira pohon kelapa merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan perekonomian Negara dan kesejahteraan keluarganya.

Saran
Saran dan kritik yang mendukung sangat kami butuhkan guna kesempurnaan karya ilmiah / karya tulis kami. Saran dari Bapak/Ibu guru, teman-teman, dan dari siapapun yang membaca karya ilmiah / karya tulis kami ini.
Mungkin dari cara penyusunan atau dari penyajian kami yang kurang sistematis atau kurang lengkap data dan faktanya, meskipun kami telah berusaha keras melakukan yang terbaik untuk tugas kami ini, tapi kami menyadari pasti ada kejanggalan/kesalahan yang pembaca temukan Kritik dan saran dari pembaca kami nantikan.

Keyword :  contoh observasi, contoh makalah observasi, Contoh penelitian pembuatan gula merah, makalah observasi, contoh makalah pembuatan kue, artikel tentang gula merah, contoh karya tulis gula merah, cara menyadap kelapa, contoh wawancara yang lucu, Cara membuat observasi

Tags :