COCF 2026 Masuk KEN, Bawa Potensi Budaya Daerah ke Panggung Kota Tua Jakarta
Alapalap.com – Potensi budaya dari berbagai daerah Indonesia akan kembali diperkenalkan melalui Colours of Cultures Festival (COCF) 2026. Festival ini akan digelar di Kota Tua Jakarta pada 16-18 Oktober 2026 dan menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.
COCF menjadi salah satu festival yang mendapatkan ruang dalam KEN 2026, event unggulan Kementerian Pariwisata RI. Penetapan tersebut tertuang dalam SK Kementerian Pariwisata Nomor B/SD/2/PP.03.01/D.5/2026.
Festival yang digagas IndonesiaTIC ini memiliki tujuan untuk mempromosikan potensi daerah, melestarikan budaya dan mengembangkan kekayaan daerah Indonesia.
COCF 2026 juga menjadi perayaan satu dekade penyelenggaraan. Tahun ini festival mengangkat tema “Tanda Mata Nusantara”.
Tema tersebut berfokus pada karya unggulan budaya dari berbagai wilayah Indonesia, terutama produk oleh-oleh dan cendera mata yang dibuat dengan memanfaatkan kekayaan alam Nusantara.
Kayu, rotan, batu, tekstil dan daun menjadi beberapa material yang merepresentasikan kekayaan alam dan kreativitas budaya masyarakat Indonesia.
- Arah Institute Dorong Kapolri Baru Tuntaskan Agenda Reformasi Polri yang Digagas Presiden Prabowo Subianto
- Evaluasi Total Munas X: Mayoritas DPD I AMPI Tolak LPJ Jerry Sambuaga, Aceh Desak Permintaan Maaf Terbuka di Forum
- Soroti Rapimnas Ricuh, DPD I AMPI Sulsel: Munas Dipaksakan dan Rentan Cacat Hukum
Tanda Mata Nusantara dimaknai sebagai penanda identitas, nilai dan warisan budaya masyarakat. Karena itu, cendera mata tidak hanya dipandang sebagai barang kenang-kenangan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Rangkaian kegiatan COCF 2026 akan meliputi pameran produk budaya dan kriya daerah, workshop kerajinan serta talkshow budaya.
Selain itu terdapat lomba foto dan video reels, icip-icip kuliner Nusantara, stamp hunt serta pertunjukan seni tradisional dan kontemporer.
Jakarta dipandang sebagai lokasi yang strategis karena menjadi melting pot berbagai suku bangsa, budaya dan bahasa. Kota Tua juga memiliki sejarah sebagai pusat perdagangan di Asia.
Melalui festival tersebut, berbagai potensi daerah dipertemukan dengan masyarakat Jakarta dan pengunjung Kota Tua.
