Senin, 26 Okt 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Viral
Viral

Pramono Resmikan Puskesmas Taman Sari: Hadirkan Layanan Persalinan 24 Jam dan Gym Lansia

✍️ Admin 🕒 26 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Peresmian gedung baru Puskesmas Taman Sari, Senin (26/10/2026), oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Peresmian gedung baru Puskesmas Taman Sari, Senin (26/10/2026), oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Foto: detik.com

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan gedung baru Puskesmas Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Peresmian ini menandai langkah konkret Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas jangkauan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat tingkat pertama. Gedung baru yang berdiri lebih megah dan modern tersebut kini dilengkapi berbagai fasilitas unggulan, mulai dari layanan persalinan 24 jam hingga sarana kebugaran khusus bagi warga lanjut usia (gym lansia).

Dalam sambutannya saat acara peresmian, Pramono Anung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas selesainya pembangunan fisik gedung pelayanan kesehatan ini. Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas merupakan benteng utama dalam menjaga kualitas hidup dan derajat kesehatan warga ibu kota. Peningkatan infrastruktur puskesmas di kawasan padat penduduk seperti Taman Sari diharapkan mampu memberikan kenyamanan ekstra sekaligus mempercepat daya tanggap medis bagi warga sekitar.

"Puskesmas ini diharapkan bisa memberikan pelayanan yang semakin optimal, cepat, dan ramah kepada masyarakat Taman Sari dan sekitarnya," ujar Pramono di lokasi acara peresmian.

Transformasi Fasilitas Modern dan Layanan Unggulan

Kehadiran gedung baru Puskesmas Taman Sari bukan sekadar peremajaan fisik bangunan, melainkan bentuk transformasi total dalam standar pelayanan publik di sektor kesehatan. Salah satu perubahan paling signifikan adalah hadirnya fasilitas persalinan yang beroperasi penuh selama 24 jam nonstop. Layanan ini disiapkan untuk merespons kebutuhan mendesak para ibu hamil di wilayah Taman Sari tanpa perlu langsung merujuk ke rumah sakit tipe besar apabila kondisi medis masih memungkinkan ditangani di tingkat primer.

Selain fasilitas kesehatan reproduksi dan ibu-anak, puskesmas ini juga menghadirkan inovasi unik berupa ruang kebugaran khusus lansia (gym lansia). Pemprov DKI Jakarta menyadari pentingnya menjaga kebugaran fisik populasi senior agar tetap aktif dan produktif. Di area gym lansia ini, para lansia dapat melakukan latihan fisik ringan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh mereka, di bawah panduan serta pengawasan tenaga medis yang kompeten.

Gedung baru ini juga dirancang inklusif dan ramah keluarga. Terdiri dari beberapa lantai yang saling terintegrasi dengan akses lift dan jalur disabilitas, puskesmas menyediakan area bermain anak (play area), ruang menyusui (ASI) yang nyaman dan privat, ruang penanganan gawat darurat (UGD) yang lebih luas, serta ruang tunggu pasien berpendingin udara yang bersih dan lapang. Seluruh penataan ruang difungsikan untuk meminimalisasi penumpukan antrean dan menciptakan suasana berobat yang tenang bagi masyarakat.

Memangkas Waktu Tunggu dan Meningkatkan Respons Medis

Pramono Anung menekankan bahwa perbaikan sarana dan prasarana fisik harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta sistem pelayanan. Ia meminta seluruh jajaran tenaga medis, mulai dari dokter, perawat, hingga staf administrasi, untuk menerapkan standar pelayanan yang humanis, responsif, dan tanpa membeda-bedakan latar belakang pasien.

"Pelayanan kesehatan tidak boleh rumit. Yang paling penting adalah bagaimana warga yang datang berobat merasa dilayani dengan hati dan mendapatkan kepastian medis secara cepat," kata Pramono.

Dengan adanya penambahan jumlah poli medis, seperti Poli Umum, Poli Gigi, Poli KIA/KB, Poli Lansia, hingga unit layanan konsultasi gizi dan kesehatan jiwa, kapasitas tampung harian Puskesmas Taman Sari meningkat secara drastis. Hal ini diproyeksikan dapat memangkas waktu tunggu pasien yang selama ini kerap menjadi keluhan utama masyarakat saat mengakes fasilitas kesehatan publik.

Teknologi pendaftaran dan rekam medis terintegrasi berbasis digital juga terus diperkuat di puskesmas ini. Pasien kini dapat memanfaatkan sistem antrean daring untuk mengurangi durasi penumpukan di lokasi, sehingga alur pelayanan dari pendaftaran, pemeriksaan dokter, hingga pengambilan obat di apotek berjalan lebih efektif dan efisien.

Penguatan Sistem Kesehatan Terintegrasi di Jakarta

Pembangunan dan perluasan fasilitas Puskesmas Taman Sari merupakan bagian dari program prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah. Kawasan Taman Sari yang terkenal dengan kepadatan pemukiman dan aktivitas ekonomi yang tinggi membutuhkan sarana medis yang mampu bergerak sigap, baik untuk penanganan penyakit menular, pencegahan penyakit tidak menular (PTM), hingga program edukasi hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta beserta jajaran pejabat Pemprov DKI turut hadir mendampingi Gubernur dalam acara peninjauan fasilitas gedung usai prosesi pemotongan pita. Rombongan menyempatkan diri melihat langsung pengoperasian alat-alat medis baru, meninjau ruang rawat inap bersalin, serta berinteraksi dengan beberapa warga senior yang tengah mencoba peralatan di area gym lansia.

Integrasi layanan pencegahan (preventif) dan penyembuhan (kuratif) yang dihadirkan di Puskesmas Taman Sari diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan puskesmas kecamatan lainnya di Jakarta. Pemprov DKI terus berkomitmen memastikan bahwa setiap warga kota, tanpa memandang status sosial ekonomi, memiliki akses yang setara terhadap pelayanan kesehatan berkualitas tinggi, layak, dan memanusiakan.

Sambutan Positif Warga dan Harapan Ke Depan

Masyarakat kawasan Taman Sari menyambut hangat hadirnya gedung baru ini. Kehadiran fasilitas persalinan 24 jam dan unit layanan lansia dinilai sangat menjawab kebutuhan riil warga lokal yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Pramono Anung menutup peresmian dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun menggunakan dana APBD tersebut. Kesadaran bersama dalam memelihara kebersihan dan ketertiban lingkungan puskesmas menjadi kunci agar manfaat dari gedung baru ini dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Melalui peresmian Gedung Puskesmas Taman Sari ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan posisinya dalam menghadirkan layanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas, menjadikan Jakarta sebagai kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur fisik, tetapi juga peduli pada kesehatan dan kualitas hidup seluruh warganya.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update