Kamis, 22 Okt 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Viral
Viral

Instruksi Khusus Kapolrestro Bekasi Kota: Anggota Polri Wajib Santun dan Melayani Masyarakat

✍️ Admin 🕒 22 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana menyampaikan arahan kepada personel
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana menyampaikan arahan kepada personel Foto: istimewa

BEKASI — Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Bekasi Kota menekankan pentingnya perubahan sikap dan perilaku seluruh personel kepolisian di lapangan demi menjaga kepercayaan publik. jajaran pimpinan menegaskan agar seluruh anggota tidak menampilkan kesan arogan, sombong, atau bertindak sewenang-wenang saat menjalankan tugas kepolisian maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Langkah pembinaan dan pengarahan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Kombes Dani Hamdani. Dalam pengarahannya di hadapan seluruh jajaran, pimpinan tertinggi Polrestro Bekasi Kota tersebut memberikan wanti-wanti keras agar para anggota Polri senantiasa mengedepankan pendekatan yang humanis, responsif, dan penuh rasa empati ketika berinteraksi dengan warga.

Di hadapan para anggotanya, Dani menyoroti pentingnya menjaga etika profesionalisme serta tata krama dalam melayani masyarakat. Ia mengingatkan bahwa seragam dan kewenangan yang melekat pada diri seorang polisi bukanlah alat untuk menakut-nakuti atau menunjukkan kekuasaan secara berlebihan.

Kombes Dani Hamdani secara eksplisit meminta seluruh jajarannya untuk membuang jauh-jauh sikap jumawa di lapangan.

"Jangan petantang-petenteng," kata Dani.

Ungkapan tegas tersebut disampaikan untuk menggugah kesadaran para personel agar senantiasa bersikap rendah hati. Menurutnya, citra institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di mata masyarakat sangat ditentukan oleh perilaku dan tutur kata setiap anggota yang bertugas di lapangan. Sikap yang arogan hanya akan merusak reputasi Polri yang saat ini terus berbenah ke arah yang lebih baik.

Lebih lanjut, dalam pengarahan yang berlangsung secara formal namun penuh penekanan tersebut, Kapolrestro Bekasi Kota juga mengingatkan agar para anggota menghentikan gaya hidup atau cara berkomunikasi yang memicu persepsi negatif di tengah warga. Karakter seorang anggota kepolisian seharusnya mencerminkan sosok pelindung, pengayom, serta pelayan yang siap mendengarkan setiap keluh kesah warga tanpa ada rasa superioritas.

Dani menegaskan bahwa setiap personel kepolisian harus sadar betul akan fungsi utama mereka di tengah masyarakat. Kehadiran polisi di tengah publik idealnya mampu menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan rasa adil, bukan justru menimbulkan ketakutan atau kegelisahan karena perilaku petugas yang tidak simpatik.

"Ingat, tugas kita adalah melayani masyarakat," ucapnya.

Pernyataan singkat namun mendalam ini menjadi pengingat pokok atas amanat undang-undang yang menggarisbawahi bahwa posisi kepolisian adalah pelayan publik. Penguatan mental dan kesadaran akan tugas pokok fungsi (tupoksi) ini dipandang sangat krusial, mengingat dinamika sosial di wilayah hukum Kota Bekasi yang cukup tinggi dan heterogen.

Selain memberikan teguran dan imbauan terkait etika berperilaku, Polrestro Bekasi Kota juga terus menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor kepolisian. Mulai dari pelayanan di tingkat Markas Polres (Mapolres) hingga ke tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) dan jajaran Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan warga di tingkat kelurahan.

Pengawasan internal terhadap kinerja dan perilaku anggota di lapangan pun dipastikan akan terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan guna meminimalisasi potensi pelanggaran disiplin maupun kode etik yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Setiap tindakan anggota yang menyimpang dari aturan dan merugikan masyarakat dipastikan akan mendapat perhatian serius serta penindakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal Polri.

Di sisi lain, jajaran Polrestro Bekasi Kota juga terus berupaya membangun komunikasi dua arah yang lebih terbuka dengan masyarakat umum. Melalui berbagai program kemitraan dan dialog warga, polisi berharap dapat menyerap aspirasi serta kritik membangun demi perbaikan kualitas pelayanan ke depan.

Sikap humanis yang ditekankan oleh pimpinan Polres Metro Bekasi Kota ini sejalan dengan arahan serta kebijakan dari pimpinan Polri di tingkat pusat. Transformasi Polri yang presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan) menuntut setiap insan Bhayangkara untuk memiliki sensitivitas sosial yang tinggi, profesionalitas dalam penegakan hukum, serta kesantunan dalam memberikan pelayanan.

Melalui pengarahan rutin ini, diharapkan seluruh personel di lingkungan Polrestro Bekasi Kota mampu mengimplementasikan nilai-nilai kesantunan dan kepedulian dalam setiap tugas operasional. Baik saat melakukan patroli keamanan, pengaturan lalu lintas, penanganan kasus hukum, maupun dalam pelayanan administrasi kepolisian sehari-hari.

Dengan menjauhi sikap arogan dan mengedepankan pendekatan yang ramah serta solutif, Polrestro Bekasi Kota optimistis tingkat kepercayaan dan kemitraan antara masyarakat dengan kepolisian di wilayah Bekasi akan semakin kuat dan solid.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update