Selasa, 27 Okt 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Viral
Viral

Tragedi Madiun: Niat Hati Rayakan Ulang Tahun Anak, Ibu Muda Asal Bogor Tewas di Tangan Suami Siri

✍️ Admin 🕒 27 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Rumah Dwi Bagus, TKP dugaan pembunuhan Dini dan anaknya oleh Dwi yang merupakan suami siri Dini di Kota Madiun.
Rumah Dwi Bagus, TKP dugaan pembunuhan Dini dan anaknya oleh Dwi yang merupakan suami siri Dini di Kota Madiun. Foto: detik.com

Kasus pembunuhan sadis yang merenggut nyawa seorang ibu muda berinisial Dini Hardiyanti (30) bersama anak balitanya, Arshaka Ghafa El Faezya alias Gafa (4), yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, akhirnya terbongkar. Peristiwa tragis ini terjadi di Madiun, Jawa Tengah, dengan pelaku utama yang tak lain adalah suami siri korban sendiri, yakni Dwi Bagus. Peristiwa bermula dari niat korban yang hendak merayakan hari ulang tahun buah hatinya di Madiun, sebelum akhirnya komunikasi mereka terputus dan berujung pada penemuan jasad korban yang mengenaskan.

Pihak keluarga korban di Bogor baru menyadari ada kejanggalan besar setelah komunikasi dengan Dini mendadak terputus total. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelum korban dikabarkan hilang dan akhirnya ditemukan tewas, Dini sempat melakukan komunikasi via sambungan telepon dengan pihak keluarga. Dalam percakapan tersebut, korban menyampaikan rencana kepulangannya ke Madiun demi merayakan hari ulang tahun anaknya yang keempat. Namun, komunikasi intens yang sempat mencair itu berubah menjadi petaka ketika sambungan terputus dan korban tidak dapat dihubungi lagi.

Kecemasan keluarga kian memuncak tatkala keberadaan Dini dan balitanya tidak diketahui sama sekali selama berminggu-minggu. Anggota keluarga yang berada di Bogor lantas meminta bantuan kerabat di Madiun, termasuk adik kandung korban bernama Mia, untuk mencari tahu nasib korban. Situasi ini sempat membuat pihak keluarga membuat laporan resmi orang hilang ke kantor kepolisian setempat. Ironisnya, di tengah upaya pencarian tersebut, pelaku Dwi Bagus sempat berlakon seolah-olah tidak tahu apa-apa dan bahkan ikut mendampingi pihak keluarga serta ketua RT/RW setempat untuk membuat laporan orang hilang ke kepolisian.

Aksi penyamaran pelaku akhirnya runtuh setelah serangkaian penyelidikan mendalam dilakukan oleh aparat penegak hukum di Madiun. Kedok Dwi Bagus terbongkar tatkala polisi menemukan bukti-bukti kuat mengarah pada keterlibatannya dalam kematian istri siri dan anak tirinya itu. Dari hasil pendalaman kasus, terungkap bahwa pernikahan siri antara korban dan pelaku baru berjalan sekitar satu tahun sejak mereka melangsungkan pernikahan di Kalimantan sebelum akhirnya menetap di Madiun. Dini sendiri diketahui merupakan seorang ibu berstatus janda satu anak sebelum menikah siri dengan pelaku.

Di mata para tetangga dan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, korban dikenal sebagai sosok perempuan yang baik serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial warga. Tidak ada yang menyangka bahwa kepulangan korban ke Madiun dengan membawa harapan hangat untuk merayakan ulang tahun sang anak justru menjadi momen terakhir dalam hidupnya. Saat ini, pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, sementara pihak keluarga korban di Bogor masih terguncang dan menuntut keadilan atas tindakan keji yang merenggut nyawa ibu dan anak tersebut.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update