Kamis, 24 Sep 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Finansial
Finansial

Bulog Minta Bea Masuk Impor Beras Dihapus, Sultan: Harga Beras Impor Harus Kompetitif

✍️ Abdul Khoir 🕒 10 Nov 2023 👁️ 0x dibaca
Sultan B Najamudin
Sultan B Najamudin Foto: Dok. DPD RI

Sultan B Najamudin menolak usulan perum Bulog agar Pemerintah membebaskan bea masuk impor beras.

Alap-alap.com - Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin menolak usulan perum Bulog agar Pemerintah membebaskan bea masuk impor beras. Usulan Bulog ini bertujuan untuk mengendalikan harga beras yang terus melambung di pasaran.

"Bea masuk impor beras harus tetap diberlakukan untuk mengendalikan importasi beras secara tidak seimbang. Artinya, Impor beras harus memperhatikan produksi dan cadangan beras dalam negeri," ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Jumat (10/11).

Kami sangat memahami bahwa kenaikan harga beras di pasaran saat ini, kata Sultan, dipengaruhi oleh faktor pelemahan nilai rupiah dan produksi dalam negeri yang menurun akibat El Nino. Saya kira  cadangan beras nasional masih cukup aman untuk beberapa bulan ke depan hingga produktivitas beras kembali pulih.

"Bea masuk diterapkan agar harga beras impor harus kompetitif dengan harga beras lokal. Kasian petani yang sedang menikmati meningkatnya harga gabah," tegasnya.

Menurutnya, berbeda dengan kebutuhan kedelai yang pasokannya hampir sepenuhnya dipenuhi melalui impor. Beras impor hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga harus dikenai bea masuk.

"Produktivitas kedelai dalam negeri sangat kecil, sementara kebutuhannya sangat tinggi sebagai sumber protein alternatif yang sangat digemari masyarakat. Ke depannya, Kami juga mendorong agar impor kedelai juga dikenai bea masuk," katanya.

Sultan menuturkan bahwa kebutuhan tahunan kedelai mencapai 2,9 juta ton (tahun 2022), yang mayoritas dipenuhi dari impor sebanyak 2,5 juta ton. Produktivitas kedelai petani lokal harus terus ditingkatkan dengan pendekatan kebijakan pembangunan pertanian yang lebih ambisius.

Diketahui Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyebut harga beras akan lebih murah dengan adanya kebijakan pembebasan bea masuk impor beras. Artinya bea masuk impor beras akan ditanggung pemerintah.

"Artinya harganya akan jadi lebih murah, itu kan efeknya nanti kepada harga di masyarakat juga. Jadi kita bukannya karena ingin jumlahnya jadi gede," terang Budi Waseso, saat ditemui di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).

AK
Abdul KhoirPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update