Kamis, 24 Sep 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Bintan
Bintan

Geruduk KPK, Massa Minta Firli Cs Proses Kasus DJPL di Bintan

✍️ Ica Juniyanti 🕒 23 Feb 2023 👁️ 0x dibaca
Geruduk KPK, Massa Minta Firli Cs Proses Kasus DJPL di Bintan

Massa yang tergabung dalam Koalisi LSM Kota Batam-Kepri menggelar aksi demonstrasi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan.

Koalisi mendesak KPK untuk memproses laporan dugaan korupsi Dana Jaminan Pengelolaan Lingkungan (DJPL) Pascatambang di Kabupaten Bintan pada 2010-2016.

"Unsur-unsur tindak pidana korupsinya jelas dan nyata terhadap Pasal 2, Pasal 3, Pasal 8, dan Pasal 9 UU Pemberantasan Korupsi," kata orator Syahrial Lubis di depan Gedung KPK.

Menurut dia, bupati Bintan periode 2006-2016 Ansar Ahmad yang saat ini menjabat sebagai gubernur Kepri diduga menyalahgunakan wewenang dan kekuasaan terhadap DJPL pascatambang itu. Dia menduga Ansar telah menarik simpanan DJPL di PD BPR Bintan karena beberapa alasan.

Alasan pertama, Kepala PD BPR diangkat dan diberhentikan oleh bupati Bintan. Kemudian, rekening setoran DJPL pascatambang di PD BPR Bintan semuanya atas nama bupati Bintan yang berkaitan dengan perusahaan tambang.

Di sisi lain, perusahaan tambang tidak bisa menarik setoran DJPL pascatambang tanpa persetujuan dan rekomendasi dari bupati Bintan.

"DJPL pascatambang yang disetor perusahaan tambang seharusnya jumlahnya triliunan rupiah, jika dihitung dan diterapkan secara benar. Diduga ada konspirasi dan toleransi dengan kompensasi antara bupati Bintan dan para pengusaha tambang di Bintan agar bisa membayar setoran DJPL sebatas gugur kewajiban dan mendapatkan izin eksplorasi tambang," kata dia.

Oleh karena itu, dia meminta Firli Bahuri cs memproses kasus DJPL pascatambang di Bintan itu secepatnya.

IJ
Ica JuniyantiPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update