Senin, 02 Nov 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Viral
Viral

Operasi Kilat Pemberantasan Narkoba, Ini 5 Fakta Menarik Polisi Geruduk Kampung Bahari Naik KRL

✍️ Admin 🕒 02 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Polri bersama BNN naik KRL saat melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Jakarta Utara (Jakut), Minggu (1/11/2026).
Polri bersama BNN naik KRL saat melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Jakarta Utara (Jakut), Minggu (1/11/2026). Foto: istimewa

Aparat penegak hukum gabungan dari unsur kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) belum lama ini melancarkan operasi penindakan berskala besar yang menyasar kawasan rawan peredaran barang haram. Operasi yang menyita perhatian publik luas tersebut berlokasi di wilayah Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Uniknya, mobilisasi massa petugas dalam jumlah masif dilakukan dengan memanfaatkan moda transportasi massal Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line agar bisa merangsek masuk secara senyap langsung menuju titik target di dekat jalur rel.

Pengerahan kekuatan penuh ini melibatkan ribuan personel gabungan dari pelbagai satuan taktis untuk menutup ruang gerak para pelaku. Berdasarkan rangkuman informasi di lapangan, terdapat sejumlah poin krusial yang mewarnai jalannya aksi penertiban sarang peredaran narkotika tersebut.

1. Pengerahan Kekuatan Masif Sebanyak 1.800 Personel Gabungan

Guna memastikan operasi berjalan tanpa celah, instansi kepolisian bersama BNN menurunkan kekuatan dalam skala besar. Tercatat ada sekitar 1.800 personel gabungan yang diterjunkan langsung ke lokasi target. Pasukan ini terdiri atas gabungan satuan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, unsur Brimob, hingga instansi terkait lainnya yang bahu-membahu menyisir setiap sudut permukiman yang selama ini dikenal sebagai zona merah peredaran narkoba.

2. Taktik Unik Memanfaatkan KRL untuk Penyergapan

Salah satu hal paling ikonik yang menjadi sorotan dalam operasi ini adalah keputusan taktis aparat untuk menaiki KRL Commuter Line menuju kawasan sasaran. Ratusan petugas berseragam lengkap dengan atribut taktis, helm, serta membawa perisai tampak memenuhi gerbong kereta. Pemilihan jalur kereta api ini dilakukan agar barisan aparat mampu mendekati jantung target operasi secara serempak langsung dari sisi jalur rel tanpa terpantau lebih dulu oleh jaringan pelaku di perkampungan padat. Pihak pengelola transportasi rel juga memastikan bahwa mobilisasi khusus tersebut diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu perjalanan reguler publik secara keseluruhan.

3. Puluhan Orang Berhasil Diamankan Petugas

Dalam operasi penyergapan kilat yang dilakukan secara serentak dari berbagai arah tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan orang. Jumlah pihak yang terjaring oleh tim gabungan berkisar antara 26 hingga 27 orang yang diduga kuat terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam sindikat penyalahgunaan serta perdagangan barang terlarang di wilayah tersebut. Seluruh individu yang diamankan langsung digelandang guna menjalani pemeriksaan intensif oleh jajaran penyidik yang berwenang.

4. Temuan Barang Bukti Mulai dari Narkotika hingga Senjata Api

Selain menciduk puluhan terduga pelaku, operasi besar-besaran ini turut membuahkan hasil berupa penyitaan barang bukti dalam jumlah fantastis. Di lokasi penggerebekan, aparat menemukan berbagai jenis narkotika mulai dari sabu, ganja, hingga ribuan butir pil ekstasi. Tidak hanya itu, ditemukan pula mesin pencetak ekstasi, alat hisap atau bong, sejumlah uang tunai hasil transaksi, senjata tajam (sajam), hingga ancaman yang lebih berbahaya berupa kepemilikan senjata api (senpi).

5. Sempat Mendapat Perlawanan Pengalihan Isu dari Warga

Jalannya proses penindakan tentu tidak luput dari dinamika di lapangan. Aparat penegak hukum sempat menghadapi aksi perlawanan dari sekelompok warga di sekitar lokasi. Kendati demikian, pihak kepolisian menilai bahwa bentuk perlawanan tersebut cenderung menjadi strategi atau upaya pengalihan perhatian dari zona utama yang sedang menjadi fokus penargetan operasi. Berbekal profesionalisme dan kesiapan matang, pasukan gabungan tidak teralihkan dan tetap berfokus mengamankan target utama hingga tuntas.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update