Senin, 02 Nov 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Viral
Viral

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Pemancing Tenggelam di Kuari Rumpin Terkendala Tumpukan Sampah

✍️ Admin 🕒 02 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Tim SAR mencari Muhayar (43) diduga tenggelam di Danau Kuari, Bogor, Jawa Barat
Tim SAR mencari Muhayar (43) diduga tenggelam di Danau Kuari, Bogor, Jawa Barat Foto: istimewa

Operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang saat memancing di kawasan perairan bekas galian pasir atau kuari wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali dilanjutkan oleh tim penyelamat gabungan pada hari kedua. Upaya pencarian intensif ini sempat terhenti sehari sebelumnya akibat keterbatasan waktu menjelang malam hari serta masifnya tumpukan limbah domestik yang mengapung di permukaan air dan menyulitkan pergerakan perahu evakuasi.

Kapolsek Rumpin, AKP Heri Iwan Suryana, memberikan penjelasan terkait hambatan yang dihadapi oleh para petugas di lapangan selama proses penyisiran area perairan.

“Belum (ditemukan), ini masih evakuasi di lokasi. Kemarin keburu Magrib, makanya dihentikan,” ujar AKP Heri Iwan Suryana, Senin (2/11/2026).

Beliau juga menambahkan bahwa faktor keamanan personel menjadi alasan utama mengapa operasi pencarian tidak dipaksakan untuk berlanjut hingga malam hari. Selain masalah visibilitas dan durasi waktu yang sudah terlalu sore, tantangan fisik berupa timbunan sampah yang padat di sekitar titik lokasi kejadian turut memperlambat gerak tim penyelamat.

“Kemarin kendalanya karena mepet sudah terlalu sore jadi situasi sudah tidak aman untuk evakuasi. Untuk kendala sementara tidak ada, hanya banyak sampah saja,” ucapnya.

Korban diketahui merupakan seorang pria berusia 43 tahun bernama Muhayar, warga setempat yang kesehariannya tinggal di kawasan Kampung Pasir Randu, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin. Berdasarkan kronologi yang dihimpun pihak kepolisian, peristiwa bermula ketika korban sedang menghabiskan waktu luangnya dengan memancing di perairan danau buatan hasil aktivitas penambangan pasir masa lampau tersebut pada Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Seorang saksi mata yang juga kerabat dekat korban sempat mendatangi lokasi kejadian untuk menyampaikan pesan agar korban segera menghentikan aktivitasnya sementara waktu guna menunaikan ibadah salat Zuhur. Kendati demikian, imbauan tersebut tidak dihiraukan oleh korban yang memilih untuk tetap bertahan di tepi perairan dan melanjutkan hobinya.

Tidak lama berselang usai saksi meninggalkan lokasi, terdengar suara gemercik air yang mencurigakan dari arah titik tempat korban memancing. Ketika saksi berbalik badan untuk memeriksa sumber suara tersebut, ia mendapati kemunculan gelembung udara dalam jumlah banyak di permukaan danau, sementara sosok Muhayar sudah tidak lagi tampak di tempatnya semula. Panik melihat situasi tersebut, saksi segera bergegas meminta bantuan kepada warga sekitar serta melaporkan insiden membahayakan itu kepada pihak keluarga dan aparat kepolisian setempat.

Menerima laporan darurat tersebut, jajaran Polsek Rumpin bersama unsur TNI dari Koramil dan instansi penanggulangan bencana langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan asesmen awal serta memasang garis polisi demi mengamankan area sekitar danau. Pihak berwenang kemudian berkoordinasi secara intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor serta unsur SAR lainnya untuk mengerahkan tim penyelam dan perahu karet.

Meskipun operasi pencarian lanjutan telah dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur termasuk kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas, hingga satuan khusus, hingga saat ini korban masih belum berhasil ditemukan. Kedalaman basin bekas galian pasir yang tidak merata serta luasnya bentangan perairan membuat proses penyisiran harus dilakukan secara ekstra hati-hati guna mengantisipasi risiko keselamatan bagi para petugas penyelamat yang terjun langsung ke dalam air.

Pihak keluarga serta warga sekitar kini hanya dapat menanti perkembangan terbaru dari lokasi kejadian dengan harapan besar agar Tim SAR gabungan segera menemukan titik terang dan dapat mengevakuasi korban secepat mungkin. Operasi pencarian diperkirakan akan terus digencarkan sepanjang hari ini dengan mengoptimalkan seluruh peralatan penyelamatan yang tersedia di lapangan.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update