Usut Kasus Toa Masjid Bolong Ditembak Senapan Angin di Ciputat, Polisi Periksa Saksi
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Timur bergerak cepat mengusut insiden perusakan fasilitas rumah ibadah yang terjadi di wilayah hukumnya. Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah beberapa pengeras suara atau corong toa milik Masjid Kompleks Alvita, Jalan Garuda, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mengalami kerusakan parah akibat berlubang-lubang. Kerusakan tersebut kuat dugaan diakibatkan oleh aksi penembakan menggunakan senapan angin yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kasus ini pun sontak memicu perhatian luas usai rekaman serta foto kondisinya beredar di berbagai jejaring media sosial.
Menanggapi laporan serta informasi yang viral di tengah masyarakat, aparat kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan olah TKP awal dan pengumpulan barang bukti. Terkait langkah penegakan hukum yang sedang ditempuh, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq memberikan keterangan resmi. "Ya, masih kami lakukan penyelidikan dan kami juga sudah mendatangi ke tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Senin (2/11/2026). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami identitas pelaku sekaligus menggali motif dibalik tindakan perusakan fasilitas penunjang ibadah tersebut.
Berdasarkan hasil pendalaman sementara serta keterangan yang dihimpun dari para saksi di lapangan, insiden penembakan ini ternyata tidak terjadi hanya dalam satu kesempatan saja. Kronologi kerusakan tersebut pertama kali disadari oleh pengurus masjid pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2026 lalu, tepatnya usai pelaksanaan ibadah salat Ashar. Ketika itu, seorang saksi mata yang keluar dari area masjid dikejutkan oleh kondisi fisik pengeras suara yang sudah bolong-bolong.
- Kaca Jendela KRL Pink Line Pecah Sasaran Lemparan Batu Saat Polisi Gerebek Sarang Narkoba Kampung Bahari
- Operasi Kilat Pemberantasan Narkoba, Ini 5 Fakta Menarik Polisi Geruduk Kampung Bahari Naik KRL
- Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Pemancing Tenggelam di Kuari Rumpin Terkendala Tumpukan Sampah
Tidak berhenti di situ, teror serupa kembali terulang keesokan harinya pada Minggu tanggal 25 Oktober 2026. Selepas menunaikan ibadah salat Isya, saksi kembali dikejutkan oleh suara letusan yang dicurigai sebagai tembakan senapan angin. Merasa curiga dengan suara tersebut, saksi langsung keluar ruangan untuk memeriksa keadaan luar masjid dan mendapati kembali corong pengeras suara dalam keadaan berlubang. Dari hasil penelusuran di sekitar lokasi, indikasi awal mengarahkan sumber suara tembakan tersebut berasal dari sekitar wilayah Kelurahan Sawah Lama.
Guna mempercepat proses pengungkapan kasus ini, penyidik kepolisian telah memanggil dan meminta keterangan secara mendalam dari sejumlah pihak terkait. Berkaitan dengan pemeriksaan saksi-saksi tersebut, Kompol Bambang Askar Sodiq merincikan, "Saksi yang kami minta keterangan itu ada tiga orang, dari pengurus DKM masjid," imbuhnya. Pihak kepolisian juga telah mengarahkan pelapor untuk menempuh prosedur administrasi kepolisian dengan membuat laporan resmi di Polsek Ciputat Timur demi melengkapi berkas penyelidikan lanjutan.
Di tengah suasana yang sempat memancing perhatian warga, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu kerukunan. Aparat keamanan meminta publik untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada penegak hukum. Selain itu, warga juga diajak untuk bersama-sama aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar aktivitas peribadatan di lingkungan sekitar dapat terus berjalan dengan aman, damai, dan kondusif.
