Operasi Zebra 2023, Pengendara Motor Paling Banyak Langgar Lalu Lintas, Intip Datanya!
Operasi Zebra 2023 selesai dijalankan selama 13 hari mulai dari 4 September hingga 17 September 2023.
Alap-alap.com - Operasi Zebra 2023 selesai dijalankan selama 13 hari mulai dari 4 September hingga 17 September 2023.
Sebagaimana dikutip Alap-alap.com dari Labviral.com, pelanggaran lalu lintas terbanyak selama operasi Zebra 2023 adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.
Operasi ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan dan ketertiban lalu lintas, terlebih di masa-masa menjelang Pemilu 2024.
Nah dari data yang ada selama empat hari pelaksanaan, 4-8 September, Polri mencatat telah menindak sebanyak 10 ribu lebih pengendara yang kedapatan melanggar lalu lintas. Pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor.
"Pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan menjadi 10.708 pelanggar," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dikutip dari ntmcpolri.info, Selasa (12/9/2023).
Jenis pelanggaran lalu lintas
Ramadhan merinci data jumlah pelanggaran yang dihimpun di seluruh wilayah Indonesia. Pelanggaran tilang manual mengalami peningkatan menjadi 9.128 pelanggar.
Pelanggaran E-TLE mengalami peningkatan menjadi 1.580 pelanggar.
Selain penindakan tilang, Polri juga melakukan teguran terhadap para pengendara yang melanggar lalu lintas. Tercatat, ada sebanyak 73.283 pelanggar diberi teguran oleh polisi.
Ramadhan mengungkap jenis-jenis pelanggar yang mayoritas ditemukan dalam razia kali ini. Menurutnya, sepeda motor menjadi kendaraan yang mendominasi penindakan tilang.
Pelanggaran terbanyak roda dua terdiri dari:
1. Tidak menggunakan helm SNI sebanyak 14.378 pelanggar
2. Melanggar marka jalan 6.087 pelanggar
3. Melawan arus sebanyak 3.862 pelanggar
Sementara itu, ada pula pelanggaran oleh pengemudi mobil. Pelanggaran terbanyak pada roda empat ini adalah:
1. Tidak menggunakan safety belt sebanyak 3.388 pelanggar
2. Melanggar marka jalan 3.516 pelanggar
3. Menggunakan handphone saat mengemudi sebanyak 157 pelanggar.
Jika melihat datanya, tidak memakai helm menempati posisi teratas. Padahal apa susahnya memakai helm?