Kamis, 24 Sep 2026 NasionalBatamTanjungpinangKarimunLingga
Beranda › Batam
Batam

Sempat Byarpet, Pasokan Listrik di Batam dan Bintan Kembali Pulih

✍️ Gethya Nabilla 🕒 07 Jan 2023 👁️ 0x dibaca
Pasokan listrik di Pulau Batam dan Pulau Bintan kini telah pulih kembali Selasa (3/1/2023). Gangguan pasokan listrik terjadi di kedua pula tersebut pada sejak Minggu 1 Jauari 2023.
Pasokan listrik di Pulau Batam dan Pulau Bintan kini telah pulih kembali Selasa (3/1/2023). Gangguan pasokan listrik terjadi di kedua pula tersebut pada sejak Minggu 1 Jauari 2023. Foto: Dok.google

Pasokan listrik di pulau Batam dan dan Bintan kini telah pulih kembali, pasca terjadinya gangguan listrik yang terjadi sejak Minggu 1 Januari 2023. PT PLN Batam memastikan 508 ribu pelanggan di pulau Batam dan Bintan yang sebelumnya terdampak kini listriknya telah menyala kembali.

Tulang punggung kelistrikan Batam dan Bintan, yaitu pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Kasam unit 1 dan 2 berkapasitas 99 megawatt (MW) dan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Tanjung Uncang 1 dan 2 dan STG berkapasitas 120 MW kini kembali memasok listrik ke sistem kelistrikan Batam-Bintan.

“Dengan bergabungnya dua pembangkit besar tersebut maka 16 gardu induk dan 16 transmisi, serta 508 ribu pelanggan sudah mendapat pasokan listrik secara normal,” kata Hamid Hamidi Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid.

Sebelumnya pemadaman terjadi pada awal hari pertama tahun baru selama 12 jam dan disusul dengan pemadaman bergilir. Atas kejaidan itu PLN Batam bergerak memulihkan kelistrikan dengan mengerahkan seluruh personel siaga dan mengaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada di Batam untuk memenuhi kebutuhan listrik.

Pulihnya kelistrikan ini juga tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai stakeholder, seperti pemerintah daerah, TNI, Polri, BMKG dan masyarakat Batam dan Bintan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh stakeholders. Melalui kolaborasi, kami bisa menormalkan kelistrikan di Batam-Bintan ,” ucap Hamidi.

Tercatat saat ini daya mampu pasok di sistem Batam-Bintan sebesar 504,2 MW dan beban puncak 472,9 MW dengan cadangan daya 31,3 MW.

PLN Batam juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat serta memohon dukungan serta doa dari masyarakat agar sistem kelistrikan dapat berlangsung aman.

“Jika membutuhkah layanan atau kanal pengaduan dari PLN Batam dapat diakses melalui contact center 123,” pungkas Hamidi.

GN
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update