Tenaga Pendidik MAN Karimun Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)
Untuk meningkatkan tenaga pendidikan MAN Karimun menggelar workshop implementasi kurikulum merdeka (IKM). Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari mulai hari senin Senin (6/3) hingga Rabu (8/3), bertempat di Kampus MAN Karimun. Workshop ini mengajak semua bapak/ibu guru untuk mengenal Kurikulum Merdeka dan menyusun strategi pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan situasi sekolah masing-masing. Acara pembukaan dihadiri oleh Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri Bapak H. Subadi, S.Ag, M.Si, Kasi Pendis Kemenag Kab. Karimun Bapak M. Khairum, M.M., dan juga Narasumber Workshop Bapak Dr. Ahmad Zamroni, SS. M.Pd, MA dari Probolinggo Jawa Timur, yang dalam dalam ini juga didampingi sang istri Ibu Dr. Siti Munawaroh, S.Psi, M.Pd.
Sambutan Plt., Ibu Kepala Madrasah Reny Rahmayanti, M.Pd menjelaskan bahwa sebuah kurikulum adalah nyawa untuk madrasah, dimana kurikulum tersebut harus bisa mewujudkan visi madrasah yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Melanjutkan hal itu, Ibu Reny Rahmayanti, M.Pd menambahkan bahwa melalui kurikulum merdeka ini, diharapkan guru siap mengimplementasikan pada tahun ajaran baru.
Workshop yang dilaksanakan selama tiga hari ini dimaksudkan untuk mempersiapkan guru dalam menghadapi tahun pelajaran baru serta persiapan dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka di tahun selanjutnya. Meskipun MAN Karimun belum menerapkan Kurikulum Merdeka, namun dengan adanya workshop ini, diharapkan bapak/ibu guru bisa sedikit demi sedikit menyesuaikan dengan menyisipkan poin-poin penting tentang Kurikulum Merdeka ke dalam administrasi pembelajaran yang dibuat untuk digunakan di tahun pelajaran berikutnya.
Hari pertama workshop, narasumber menjelaskan tentang apa itu kurikulum merdeka, penjelasan mengenai Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), Fase untuk kelas X dan XI, XII, struktur kurikulum, dan model pembelajaran serta capaian pembelajaran. Pada saat penyampaian materi oleh narasumber diselingi dengan ice breaking.
Hari kedua, kegiatan workshop difokuskan untuk melanjutkan Capaian Pembelajaran (CP) yaitu Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Tenaga pendidik diarahkan untuk duduk sesuai rumpun mata pelajaran yaitu rumpun mapel IPA, IPS dan PAI. Tenaga pendidik masing-masing membuat CP dan ATP sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.
Pada hari yang sama, narasumber juga membahas tentang cara menyusun ATP yang efektif, dokumen pembelajaran antara lain RPP Sederhana dan Modul Ajar. Narasumber juga menjelaskan mengenai pembelajaran diferensiasi yang harus diperhatikan oleh tenaga pendidik ketika menghadapi peserta didik di kelas. Materi yang dibahas selajutnya yaitu mengenai P5PPRA. Tenaga pendidik diarahkan untuk membentuk 3 kelompok secara acak. Adapun kelompok ini diminta untuk membuat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil’alamin dengan kolaborasiantar guru mapel di kelompok tersebut.
Hari ketiga, kegiatan workshop difokuskan untuk mempresentasikan hasil dari menyusun CP, ATP dan RPP dari beberapa guru mata pelajaran dan hasil dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil’alamin dari masing-masing kelompok. Untuk projek P5PPRA mendapat evaluasi dari Bapak Ahmad Zamroni selaku narasumber baik dari pembagian Jam Pelajaran maupun dari segi kegiatan yang akan dilaksanakan.
Pada akhir acara, Plt. Kepala MAN Karimun memberikan arahan sekaligus menutup acara. Reni Rahmayanti mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah memberikan pembekalan secara responsif dan humoris. Meski saat ini banyak variasi dalam mengajar, Kamad berpesan agar bapak/ibu guru tetap mempertahankan induk atau substansi dari materi yang disampaikan.
Sebagai penutup, Kepala Madrasah memberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi dan rasa terimakasih kepada Narasumber yang telah berpartisipasi dan berbagi ilmu dalam kegiatan kali ini.