Viral! Pedagang Kopi Nekat Nemplok di Mobil Listrik Demi Kejar Maling HP di Ciputat
Sebuah insiden pengejaran dramatis yang melibatkan seorang pedagang kopi keliling dan terduga pencuri telepon genggam mendadak viral di berbagai platform media sosial pada awal November 2026. Peristiwa yang menyita perhatian publik ini berpusat di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, di mana korban nekat bergelantungan dan menempel di bodi kendaraan roda empat demi mempertahankan harta bendanya yang digasak pelaku.
Berdasarkan keterangan pihak berwajib, peristiwa berani tersebut bermula ketika korban menyadari perangkat komunikasi miliknya raib dibawa oleh orang tak dikenal yang menyamar menggunakan layanan taksi daring berjenis mobil listrik. Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Timur bersama unsur pengamanan setempat yang tengah berpatroli langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait kemacetan dan kerumunan di Jalan Ir. H. Juanda. Laju kendaraan yang dikemudikan oleh terduga pelaku berinisial S (50) akhirnya berhasil dihentikan setelah terhalang oleh armada bus Transjakarta serta kepungan massa yang geram di sekitar area Sandratex.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari wilayah Jakarta Selatan sebelum akhirnya pengejaran berakhir di wilayah hukum Tangerang Selatan. "TKP-nya ada dua. Di Jaksel (mencuri HP) tapi diamankannya setelah ketutup TransJakarta di Sandratex. Pelaku sudah dilimpahkan ke penyidik Polsek Cilandak," ujar Bambang. Ia juga menambahkan bahwa korban sempat berusaha menghadang pelaku sesaat setelah menyadari perangkatnya hilang. "Begitu sadar HP-nya ilang, korban langsung berusaha ngadang dan nghentiin mobil yang dipake pelaku," ungkap Bambang Askar Sodiq.
- Tragedi Truk Molen di Bekasi: Momen Silaturahmi Keluarga Berakhir Duka, 6 Tewas dan 6 Luka-Luka
- Modus Unik Maling HP Kopi Seduh di Cikarang: Kendarai Mobil Listrik Sewaan Agar Tak Dicurigai
- Transformasi Total Kampung Bahari: Langkah Tegas Polda Metro Bersama Lintas Sektor Hapus Cap Kawasan Rawan Narkotika
Dalam penanganan kasus ini, aparat kepolisian melakukan penggeledahan mendalam terhadap kendaraan listrik berwarna putih yang digunakan oleh tersangka. Hasilnya, petugas menemukan tiga unit perangkat telepon genggam di dalam mobil tersebut, termasuk milik sang pedagang kopi keliling yang disembunyikan di bawah jok baris kedua. Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku S mengaku nekat melancarkan aksi kejahatan tersebut lantaran terdesak oleh kebutuhan finansial untuk membayar biaya Ujian Tengah Semester (UTS) anaknya yang tengah menempuh pendidikan tinggi.
Meskipun aksi heroik korban menuai sorotan dan apresiasi dari warganet karena keberaniannya mempertahankan hak milik, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan penting kepada masyarakat luas. Aparat mengingatkan agar warga senantiasa mengutamakan faktor keselamatan keselamatan jiwa dan tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko tinggi saat menghadapi situasi kriminalitas di jalan raya, melainkan segera melapor kepada pos oramil atau kantor polisi terdekat.
